Jumat, 05 Februari 2016

MATERI DAN LATIHAN REAKSI REDOKS (kelas X)


Reaksi Reduksi Oksidasi (Redoks)


Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa mampu menjelaskan  perkembangan  konsep  reaksi  reduksi  oksidasi dan  hubungannya dengan  tata  nama  senyawa  serta  penerapannya.

Materi pelajaran KIMIA Kelas X Semester 2,
A. PENGERTIAN REDUKSI OKSIDASI
Pengikatan Oksigen :
Senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi dengan oksigen  dinamakan oksida sehingga reaksi antara oksigen dan suatu unsur dinamakan reaksi oksidasi. Karat  besi  adalah  senyawa  yang  terbentuk  dari  hasil  reaksi  antara besi dan oksigen (besi oksida). Perkaratan besi merupakan salah satu contoh dari reaksi  oksidasi.  Persamaan  reaksi  pembentukan  oksida  besi dapat  ditulis  sebagai  berikut.

Pada reaksi tersebut, besi mengalami oksidasi dengan cara mengikat oksigen  menjadi  besi  oksida. Kebalikan dari reaksi oksidasi dinamakan reaksi reduksi. Pada reaksi reduksi  terjadi  pelepasan  oksigen.  Besi  oksida  dapat direduksi  dengan cara  direaksikan  dengan  gas  hidrogen,  persamaan  reaksinya:


Pelepasan dan Penerimaan Elektron
Dalam konsep redoks, peristiwa pelepasan elektron dinamakan oksidasi, sedangkan  peristiwa  penerimaan  elektron  dinamakan  reduksi. Reaksi redoks pada peristiwa perkaratan besi dapat dijelaskan dengan reaksi  berikut:
Pada  reaksi  tersebut,  enam  elektron  dilepaskan  oleh  dua  atom  besi  dan diterima oleh tiga atom oksigen membentuk senyawa Fe2O3, Oleh karena itu, peristiwa oksidasi selalu disertai peristiwa reduksi. Pada setiap persamaan reaksi,  massa  dan  muatan  harus  setara  antara  ruas  kanan  dan  ruas  kiri (ingat  kembali  penulisan  persamaan  reaksi). Persamaan reaksi redoks tersebut memiliki muatan dan jumlah atom yang sama antara ruas sebelah kiri dan sebelah kanan persamaan reaksi. Oksidasi  besi  netral  melepaskan  elektron  yang  membuatnya  kehilangan muatan.  Dengan  menyamakan  koefisiennya  maka  muatan  pada  kedua ruas  persamaan  reaksi  menjadi  sama.  Penyetaraan  pada  reaksi  reduksi oksigen  juga  menggunakan  cara  yang  sama.
Contoh Reaksi Reduksi Oksidasi berdasarkan Transfer elektron
Dari persamaan tersebut, dapat diketahui bahwa Mg melepaskan elektron dan Cl menerima elektron. Dengan demikian, Mg mengalami oksidasi dan Cl mengalami reduksi.
Reduktor dan Oksidator
Dalam  reaksi  redoks,  pereaksi  yang  dapat  mengoksidasi  pereaksi  lain dinamakan  zat  pengoksidasi  atau  oksidator.  Sebaliknya,  zat  yang  dapat mereduksi  zat  lain  dinamakan  zat  pereduksi  atau  reduktor. Pada Contoh diatas, Magnesium melepaskan elektron yang menyebabkan  klorin  mengalami  reduksi.  Dalam  hal  ini,  magnesium  disebut  zat pereduksi  atau  reduktor.  Sebaliknya,  atom  klorin  berperan  dalam mengoksidasi  magnesium  sehingga  klorin  disebut  oksidator.
Contoh Reduktor dan Oksidator

Reaksi Redoks Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi
Bagaimana  bilangan  oksidasi  dapat  menjelaskan  reaksi  redoks?  Apa Anda  cukup  puas  dengan  konsep  transfer  elektron? Tinjau antara reaksi SO2 dengan O2 membentuk SO3. Reaksinya dapat dituliskan sebagai berikut :

Jika  dikaji  berdasarkan  konsep  pengikatan  oksigen  maka  reaksi tersebut  adalah  reaksi  oksidasi.  Jika  dikaji  berdasarkan  transfer  elektron maka Anda mungkin akan bingung, mengapa? Pada reaksi tersebut tidak terjadi transfer  elektron,  tetapi terjadi penggunaan  bersama  pasangan elektron  membentuk  ikatan  kovalen. Reaksi tersebut tidak dapat dijelaskan dengan konsep transfer  elektron.
Oleh karena banyak reaksi redoks yang tidak dapat dijelaskan  dengan konsep pengikatan oksigen maupun transfer elektron  maka para pakar kimia mengembangkan konsep alternatif, yaitu perubahan bilangan oksidasi. Menurut konsep  ini,  jika  dalam  reaksi  bilangan  oksidasi  atom  meningkat  maka atom  tersebut  mengalami  oksidasi.  Sebaliknya,  jika  bilangan  oksidasinya turun  maka  atom  tersebut  mengalami  reduksi.
Untuk  mengetahui  suatu  reaksi tergolong reaksi redoks atau bukan menurut konsep perubahan bilangan oksidasi maka perlu diketahui biloks dari setiap atom, baik dalam pereaksi maupun  hasil  reaksi.

Berdasarkan  diagram  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa:
Atom  S  mengalami  kenaikan  biloks  dari  +4  menjadi  +6,  peristiwa ini  disebut  oksidasi; atom O mengalami penurunan biloks dari 0 menjadi –2, peristiwa ini disebut  reduksi. Dengan  demikian,  reaksi  tersebut  adalah  reaksi  redoks.
Oleh  karena molekul  O2 menyebabkan  molekul  SO2 teroksidasi  maka molekul  O2 adalah  oksidator.  Molekul  O2 sendiri  mengalami  reduksi  akibat  molekul SO2 sehingga  SO2 disebut reduktor.
Contoh Reaksi Redoks Menurut Perubahan Bilangan Oksidasi




atau pelajari materi yang lain tentang reaksi oksidasi reduksi (lewat internet)
Kemudian kerjakan soal -soal berikut (di buku tugas)
1. Apa yang dimaksud dengan reaksi redoks?
2.Jelaskan pengertian reaksi oksidasi dan reduksi menurut 3 konsep yang telah anda pelajari
3. Berikan contoh reaksi oksidasi dan reduksi masing-masing 5.
4. Berikan contoh reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari yang kamu ketahui
5. Apa saja dampak yang merugikan adanya reaksi redoks yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari
6. Apa yang di maksud dengan istilah berikut:
    a. oksidator
    b. reduktor
    c. bilangan oksidasi
    d. autoredoks
    e.disproporsionasi



SELAMAT BELAJAR DAN SUKSES............................
   SILAHKAN   ANDA BISA MENGEKSPLOR TIADA BATAS.............................
         TERIMAKASIH.
 
 
 
 
 
 

Rabu, 09 September 2015

TUGAS KIMIA KELAS X7-8 (IKATAN KIMIA)

SELESAIKAN SOAL-SOAL BERIKUT:
1.    Apa yang dimaksud ikatan kimia
2.    Jelaskan tejadinya ikatan ion
3.    Tuliskan proses pembentukan ion Ca 2+,   Cl - , S 2-.
4.    Jelaskan terjadinya ikatan ion pada Ca Cl2, KBr.
5.    Sebutkan Beberapa contoh senyawa ion
6.    Sebutkan sifat-sifat senyawa ion
7.    Jelaskan terjadinya ikatan kovalen
8.    Bagaimana terjadinya ikatan kovalen pada senyawa O2, HCl , dan CO2.
9.    Berikan contoh lain senyawa kovalen
10.  Sebutkan sifat-sifat senyawa kovalen.

Minggu, 30 Agustus 2015

ELEKTROKIMIA KELAS XII



ELEKTROKIMIA : Dari Baterei sampai Poci Teh

Banyak hal yang setiap hari berhubungan dengan kita di kehidupan nyata, baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan reaksi elektrokimia. Pikirkan segala sesuatu disekitarmu yang menggunakan baterei: apa saja?...................................................................................................

Apakah kamu minum dari kaleng aluminium? Alumiium diekstraksi melalui reaksi redoks/elektrokimia. Coba lihat bemper mobil yang dilapisi krom, krom tersebut disepuhkan pada bumper mobil sama seperti perak yang yang disepuhkan pada peralatan minum poci yang biasa untuk buat teh, atau perhiasan/jam tangan yang disepuh dengan emas. Semuanya merupakan contoh elektrokimia yang ada disekitar kita.

Elektrokimia menggunakan prinsip rdoks, yang didalamnya terjadi perpindahan electron.
Reaksi Redoks adalah gabungan reaksi Oksidasi dan Reaksi Reduksi,.
Apakah yang dimaksud  reaksi –reaksi itu?

        

REAKSI OKSIDASI adalah:
1.      ..........................................................................................................................................
2.      ..........................................................................................................................................
3.      ..........................................................................................................................................
            Berikan contoh masing-masing !

REAKSI REDUKSI adalah ;
1.      ..........................................................................................................................................
2.      ..........................................................................................................................................
3.      ..........................................................................................................................................
Berikan juga contohnya !

KESIMPULANNYA : 
ada serah terima electron , yang satu kehilangan atau menyerahkan electron dan yang lain menerima atau memperoleh electron.
“ HELO menjadi DER “ singkatan Hilang Elektron  Oksidasi menjadi Dapat Elektron Reduksi.


Manakah dari reaksi berikut yang mengalami oksidasi dan reduksi? Tentukan pula yang berperan sebagai oksidator dan redukto!
Cu (s)  +  HNO3 (aq)                               Cu (NO3)2 ( aq)  + NO (g)   + H2O (l)

BILANGAN OKSIDASI
Coba ingat-ingat lagi materi ini telah diberikan dikelas X, ada beberapa aturan untuk menentukan bilangan oksidasi suatu unsure, Cari dong atau browsing ...............................

Kemudian coba tentukan Bilangan oksidasi unsure-unsur yang di cetak tebal dalam senyawa berikut.

a.             O2                                                                                        
b.             K2 Cr2 O7
c.              H Cl                                                           
d.             Fe 2 (SO4 )3
e.              K NO3
f.               Na 2 SO4
g.             Ba C2 O4
h.             K2 Cr2 O7


PENYETARAAN REDOKS
Pelajari materi tentang Penyetaraan reaksi redoks baik dengan cara biloks ataupun dengan cara setengah reaksi seperti yang saya unggah terakhir pada blog ini kemudian setarakan Reaksi-reaksi redoks berikut.


7